Konpers BWCF 2019

11:47

Para pembicara dari lintas agama, lintas profesi, tapi sama berbudaya dan berbangsa Indonesia

Kamis, 7 November, silam saya menghadiri acara konferensi pers di Galeri Cemara 6 menuju Borobudur Writers & Cultural Festival (BWCF) ke-8 yang akan diadakan di Magelang-Yogyakarta tanggal 21-23 November 2019. Sebelumnya saya telah mengirim sebuah makalah untuk acara Call for Papers yang baru mereka adakan di BWCF tahun ini.

Sebelumnya saya memang tidak pernah mendengar tentang adanya festival penulis selain Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) di Bali yang juga pernah saya ikuti tahun 2015 silam. Dan karena mulai awal tahun ini saya mempersiapkan yayasan literasi (Samudra) maka saya mulai tahu tentang keberadaan festival/event penulisan di Indonesia.

bersama Romo Mudji, pemrakarsa BWCF dan endorser buku Gerbang Nuswantara

Tahun ini, festival literasi yang diprakarsai Prof. Dr. Mudji Sutrisno S,J. ini mengusung tema "Tuhan & Alam: Membaca Ulang Panteisme - Tantrayana, dalam Kakawin dan Manuskrip-Manuskrip Kuno Nusantara", dan menghadirkan sejumlah nama besar di bidang kebudayaan, seperti Prof. Dr. Toeti Herati Noerhadi Roosseno, Prof. Dr. Oman Fathurahman, Dr. Seno Gumira Ajidarma, Drs. Teguh Purwanto, I Ketut Sandika S.Pd., M.Pd., dan sejumlah budayawan dari luar negeri.

Tahun ini, untuk pertama kalinya, BWCF menggelar kontes "Call for Paper" yang mengumpulkan makalah dari ratusan penulis terkait tema "Tuhan & Alam", yang di antaranya akan mempresentasikan karyanya adalah Ayu Utami dan Turita Indah Setyani. Berikut adalah daftar acara & penampil di BWCF 2019 mendatang:

Pidato Kebudayaan

Dr. Andrea Acri (Ecole Pratique des Hautes Etudes, Perancis)
Tantrayana di Jawa Kuno”

Simposium

Sesi 1: Membaca Ulang Karya-Karya yang Pernah Dibahas Zoetmulder

  1. Dr. Andrea Acri (Ecole Pratique des Hautes Etudes, Perancis)
    “Mantras to Make Demons into Gods: Old Javanese Texts and the Balinese Bhutayajna”
  1. Prof. Peter Worsley (The University of Sidney, Australia)
    “Membahas Kakawin Sumanasantaka”
  1. Dr. Anak Agung Gede Alit (IKIP PGRI Bali)
    “Membahas Naskah Bhomakawya
  1. Prof. Dr. Wilem Van Der Molen (Universitas Leiden, Belanda)
    “Keistimewaan Naskah-naskah Gatotkacasraya, Arjunawiwaha, Bimaswarga, Bratayuda: Versi Naskah Lereng Merapi-Merbabu
  2. Prof. Dr. Toru Aoyoma (Tokyo University of Foreign Studies)
    Pengaruh Buddhisme Tantrayana dalam Naskah Sutasoma”
    Moderator : Dr. Abimardha Kurniawan

Sesi 2: Membaca Ulang Konsep Panteisme dalam Manuskrip-manuskrip Nusantara            

  1. Dr. Abdul Kadir Riyadi (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel)
    Wahdatul Wujud dalam Karya Hamzah Fansuri, Syam al Din Sumatrani, dan Kitab Melayu Klasik Lainnya”
  1. Dr. Maharsi (Universitas Islam Indonesia/UIN)
    “Konsep Martabat Tujuh dalam Suluk Malang SumirangSerat Hidayat Jati dan Serat-serat Jawa Lainnya”
  1. Dr. Tommy Christomy (Universitas Indonesia)
    “Manuskrip dan Praktik Panteisme dalam Tarekat Satariyah”
  1. Dr. Jajang A Rohmana (UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
    Pemikiran Wahdatul Wujud Hasan Mustofa”
    Moderator : Dr. Rizal Mustanzir (Pusat Studi Nusantara, Fak Filsafat. UGM)

Sesi 3: Membedah Tantrayana di Nusantara 

  1. Dr. Ida Bagus Putu Suamba (Politeknik Negeri Bali)
    Konsep Tantrayana di Bali”
  1. Ery Soedewo, M. Hum. (Balai Arkeologi Medan)
    “Persebaran Bhairawa Tantra di Sumatra: Membaca Ulang Simbol-simbol Tantrayana di Bekas Candi Padang Lawas, Biaro Bahal,  dan Lain-lain di Kawasan Batak”
  1. Prof. Dr. Noerhadi Magetsari (Guru Besar Universitas Indonesia)
    “Tantrayana di Jawa Timur dan Jawa Tengah: Membaca Kembali Kitab Sang Hyang Kamahayanikan dan Ritual Subuthi Tantra Kertanegara Sebagaimana Diinformasikan Pararaton dan Negara Kertagama”
  1. Dr. Lydia Kieven (Friedrich-Wilhelm-Universitat Bonn, Jerman)
    “Relief Kisah Panji di Jawa Timur dan Tafsir Tantranya”
    Moderator:  True Buddha Foundation Indonesia

 Sesi 4: Perempuan dalam Manuskrip-Manuskrip Kuno Nusantara              

  1. Nigel Bullough (Inggris) “Gayatri Rajapatni dan Penguasa-Penguasa Perempuan Majapahit”
  2. I Made Suastika (Universitas Udayana, Bali) “Calon Arang dalam Sastra Jawa dan Teks Bali”
  3. Dwi Cahyono (Universitas Negeri Malang) “Prostitusi dalam Kakawin dan Teks-teks Jawa Kuno”
  4. Dr. Titi Surti Nastiti (Pusat Penelitian Arkeologi Nasional) “Peran dan Kedudukan Perempuan Jawa dalam Masyarakat Abad VIII – XV
    Moderator: Dr. John Peterson (Yayasan Satra Lestari)

Peluncuran Buku                                    

  1. Seno Gumira Ajidarma: Nagabumi
  2. Drs. Jiwa Atmaja, S.U.: Penyihir dari Desa Sanur
  3. I Ketut Sandika: Tantra, Ilmu Kuno Nusantara
  4. Romo Banar: Kumpulan Tulisan Kenangan Romo Zoetmulder
  5. George Quinn (Australia): Bandit Saints of Java
  6. Perpustakaan Nasional: Buku-Buku Program Alih Aksara dan Kajian Naskah Kuno
    Moderator: Dr. Sindung Tjahjadi (Fak Filsafat UGM)

Sang Hyang Kamahayanikan Award

Ceramah Umum

  1. World True Buddha Foundation
    “Borobudur, Kalacakra Tantra. Sejarah dan Prakteknya”                           
  2. Handaka Vijjananda
    “Cerita Relief Borobudur, Bukan Misteri Lagi”

Pembacaan Relief

Handaka Vijjananda: “Sembari Menyongsong Mentari Menyingsing”

Bursa Ide

10 Pemakalah Pilihan dari Call for Paper

Sastra Anak | Workshop Dongeng Kreatif

  1. Dr. Murti Bunanta & Kelompok Pencinta Bacaan Anak
  2. Dr. Margaret MC Donald (Seattle, USA)
  3. Dr. Alton Chung (Hawaii) 

Workshop Menulis Lontar

Hanacaraka Society (Sugi Lanus, Siti Noviali, Carma Citrawati, Heri Ramanda)

Workshop Tantra Nusantara

I Ketut Sandika & Jero Ludra Agni
“Penyembuhan Tantra Kuno Nusantara”

Yoga dan Meditasi

  • Sesi Pagi
    Instruktur Yudhi Widdyantoro & Laura Romano 
  • Sesi Sore
    Instruktur Laura Romano

Seni Pertunjukan

  1. Pesta Sastra dan Monolog “Senja di Gereja Ayam” * Musikal di Pelataran
    Kedung Darma Romansha “Teks Jawa Kuno”
    Ayako “Ragha Drupadi” *Pertunjukan di Auditorium/Hall
    Jefriandi Usman, Omar Jusma, Isdaryanto, Otto Sidharta, Yudhi Widdyan-toro, Davit Fitrik, Maria Bernadeth, Piter Slayan, Allin C. Pontoh “Harihara”
    Nirwan Dewanto (pembacaan Puisi)
    Jamaluddin Latif “Babad Bhoma”
    Godhy Suwarna (Pembacaan Puisi)
    Cok Sawitri “Namaku Dirah”
  2. Ritual & Pertunjukan “Kali Yuga”
    – Fitri Setyaningsih, Suprapto Suryodarmo & Sitras bersama Tutup Ngisor Merapi
    – Eddin Khoo (Singapura) (Pembacaan Puisi)
    – True Buddha Foundation “Upacara Apihoma”
    – Rachman Sabur & Teater Payung Hitam “Mantra Tubuh”
    – Zamawi Imran (Pembacaan Puisi)  
  3. World True Buddha Foundation “Upacara Paradaksina”

saya paling muda di sini!

Baca jadwal acara mereka di sini dan daftar para kolaborator di sini. Acaranya tanggal 21-23 November di Hotel Tentrem, Candi Borobudur, Manohara Hotel Borobudur, dan Gereja Ayam Bukit Rhema. Tidak dipungut bayaran alias gratis, jadi sampai ketemu di sana ya!



Rahayu,

Victoria _/|\_

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih sudah memberi komentar. Mohon kesabarannya menunggu saya baca dan balas komennya ya. Rahayu.

Popular Posts

Follow Me

Subscribe